Site Network: Home | KiosPulsa | JC-Voucher | Haynitronik

Mutiara Hikmah :
Ammar berkata, "Ada tiga perkara yang barangsiapa yang dapat mengumpulkan ketiga hal itu dalam dirinya, maka ia telah dapat mengumpulkan keimanan secara sempurna. Yaitu: 1. Memperlakukan orang lain sebagaimana engkau suka dirimu diperlakukan oleh orang lain, 2. Memberi salam terhadap setiap orang (yang engkau kenal maupun yang tidak engkau kenal), dan 3. Mengeluarkan infak di jalan Allah, meskipun hanya sedikit." (HR. Bukhari)

Doa

Ya Tuhanku! Sesungguhnya aku minta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima." (H.R. Ahmad dan Ibnu Majah)
--
Chodirin


 Detik, menit, jam, hari yg kita lalu bukanlah berulang tetapi terus berjalan maju & sungguh tdk ada satu makhluk pun yg mampu menghentikan perjalanan waktu & sungguh waktu yg sdh berlalu tdk akan bisa diulang walau dibayar dg kekayaan seluas bumi ini, "lan tarjial ayyamullati madhot", TIDAK AKAN PERNAH TERJADI HARI BERULANG...Jadi bagi orang beriman, hidup ini bukanlah bilangan umur tetapi bilangan ibadah, amal, perbaikan & kebaikan, TIDAK ADA WAKTU YG SIA-SIA.
Semoga Hari ini penuh keberkahan

Mutiara Hikmah :
"Sesungguhnya pada hari Jum'at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim berdiri berdoa memohon kebaikan kepada Allah bertepatan pada saat itu, melainkan Dia akan mengabulkannya." (Muttafaq 'Alaih)

--
Chodirin

Iman yang sempurna

Tidak ada kemelaratan yang lebih parah dari kebodohan dan tidak ada harta (kekayaan) yang lebih bermanfaat dari kesempurnaan akal. Tidak ada kesendirian yang lebih terisolir dari ujub (rasa angkuh) dan tidak ada tolong-menolong yang lebih kokoh dari musyawarah. Tidak ada kesempurnaan akal melebihi perencanaan (yang baik dan matang) dan tidak ada kedudukan yang lebih tinggi dari akhlak yang luhur. Tidak ada wara' yang lebih baik dari menjaga diri (memelihara harga dan kehormatan diri), dan tidak ada ibadah yang lebih mengesankan dari tafakur (berpikir), serta tidak ada iman yang lebih sempurna dari sifat malu dan sabar. (HR. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang mukmin yang berbaur (berinteraksi) dengan manusia dan bersabar atas perbuatan buruk mereka, lebih besar pahalanya daripada seorang mukmin yang tidak berbaur (berinteraksi) dengan manusia dan tidak sabar atas tindakan buruk mereka." (H.R Ahmad & Ibnu Majah)

--
Chodirin

Sholat Sebagai Nur, Shodaqoh Sebagai Burhan dan Sabar Sebagai Dhiya.
Nur adalah cahaya yang tidak memancarkan sinar. Burhan adalah cahaya yang memancarkan sinar namun tidak menyengat. Dhiya' adalah cahaya yang memancarkan sinar yang menyengat, dan membakar.

Sholat dikatakan sebagai nur karena di dalamnya terdapat ketenangan. Shodaqoh dikatakan sebagai burhan, karena di dalamnya terdapat keberatan. Sabar dikatakan sebagai dhiya' karena di dalamnya terdapat keberatan yang sangat.