Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bismillahirrahmanirrahiim -----"Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni kamu." Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS : 8. Al Anfaal :70 "Jangan pernah menyesal untuk satu keputusan yang diniatkan untuk kebaikan. insya ALLAH, Allah akan gantikan dengan yang lebih baik..(*_*) Allahumma Amiiiiinnnn
Assalaamu'alaykum Wa rahmatullahi wa barakaatuhu Bismillaahirrahmanirrahim Optimistis adalah suatu sikap yang selalu berpengharapan (berpandangan) baik dalam menghadapi segala hal. Optimis adalah lawan kata dari putus asa. Putus asa timbul karena tiada kemauan hati dan raga untuk mencari dan meyakini rahmat Allah. Sikap optimistis merupakan kebutuhan pokok yang sangat diperlukan oleh orang yang menempuh jalan Allah, yang seandainya dia meninggalkannya walaupun sekejap, maka akan luput atau hampir luput. Orang yang mempunyai sikap optimistis ialah orang yang mempunyai kelestarian dalam menjalankan ketaatan dan menegakkan semua yang dituntut oleh keimanannya. Dia berharap agar Allah tidak memalingkannya, menerima amalnya, dan tidak menolaknya, serta melipatgandakan pahala-Nya
"Maka barangsiapa yang berpaling dari mengingat Aku (berdzikir kepada-Ku), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan kumpulkan mereka di hari qiamat nanti dalam keadaan buta." (Q.S. Thaha:124)
Assalaamu'alaykum Wa rahmatullahi wa barakaatuhu Bismillaahirrahmanirrahim Being grateful is to render one's thanks to someone who has shown favor, to express gratitude and to appreciate. The concept of being grateful to Allah, on the other hand, is to grasp and express that every kind of grace and favor is granted exclusively by Allah. In the Qur'an, the opposite of being grateful is defined by the term "disbelief", which is synonymous to being ungrateful……
Assalaamu'alaykum Wa rahmatullahi wa barakaatuhu Bismillaahirrahmanirrahim Setiap Mu'min harus yakin, bahwa membaca Al Quran saja sudah termasuk amal yang sangat mulia dan akan mendapat pahala yang berlipat ganda. Sebab, yang dibacanya itu adalah Kitab Suci Ilahi. Al Quran adalah bacaan yang paling baik bagi seorang Mu'min. Baik dikala senang maupun susah; di kala gembira ataupun sedih. Malahan membaca Al Quran itu bukan saja menjadi amal dan ibadah, tetapi juga menjadi obat dan penawar bagi orang yang gelisah jiwanya.
Assalaamu'alaykum Wa rahmatullahi wa barakaatuhu Bismillaahirrahmanirrahim We should make dua not only for ourselves but also for our parents, brothers and sisters, spouses and children, relatives and friends, teachers and other benefactors, and destitute and struggling Muslims everywhere. We should pray for them for the good in this world as well as in the Hereafter. The Prophet said: "The dua of a Muslim for his brother (in Islam) in his absence is readily accepted. An angel is appointed to his side. Whenever he makes a beneficial dua for his brother the appointed angel says, 'Aameen. And may you also be blessed with the same.'" [Sahih Muslim]
Assalaamu'alaykum Wa rahmatullahi wa barakaatuhu Bismillaahirrahmanirrahim Rasulullah saw. bersabda, "Man laa yarhaminnaasa laa yarhamhullaah" Barang siapa tidak menyayangi manusia, Allah tidak akan menyayanginya. (H.R. Turmudzi). Dalam hadis tersebut kasih sayang seorang Muslim tidaklah terhadap saudara se-Muslim saja, tapi untuk semua umat manusia. Rasulullah saw. bersabda, "Sekali-kali tidaklah kalian beriman sebelum kalian mengasihi." Wahai Rasulullah, "Semua kami pengasih," jawab mereka. Berkata Rasulullah, "Kasih sayang itu tidak terbatas pada kasih sayang salah seorang di antara kalian kepada sahabatnya (mukmin), tetapi bersifat umum (untuk seluruh umat manusia)." (H.R. Ath-Thabrani).